Salam kenal namaku Tania Eka Umami Vavarianti. Aku lahir di Ponorogo, 24 Januari 2001. Sekarang aku sudah selesai menempuh pendidikan di SMK Negeri 1 Kota Bekasi jurusan TKJ.

  • Welcome All :)

    Happy Reading All in My Blog

  • Berbagi Itu Indah :)

Pages

Jumat, 21 April 2017

Tipe Data Array


Tipe Data Array (Larik)

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Kali ini saya akan membahas mengenai tipe data array. Untuk pembahasan lebih lanjut silahkan baca di bawah ini.


  ü  Pengertian Array (Larik)

Array adalah suatu himpunan elemen terurut dan homogen. Dikatakan terurut karena array disajikan secara terurut mulai dari elemen pertama sampai elemen ke-n, dan dikatakan homogen karena  semua elemen memiliki tipe data yang sama.
Berdasarkan urutan array yang homogen tersebut terdapatlah batas bawah (lowerbound) yang merupakan elemen pertama dan batas atas (upperbound) yang merupakan elemen ke-n pada urutan array. Bentuk umum array adalah
Array = [L : U]
Keterangan :    “L” = lowerbound
                        “U” = upperbound
                        “:“ = sampai dengan atau bisa juga dengan tanda “…”

  ü  Klasifikasi Array

Array dapat diklasifikasikan menjadi :

      1)      Array Dimensi Satu

Merupakan array yang mempunyai satu barisan himpunan. Misalkan kita membuat sebuah array dimensi satu yang diberi nama “Dream” dapat kita gambarkan atau bayangkan seperti berikut.

Dream (1)
Dream (2)
Dream (3)

Dream (N)



                        Lowerbound                                                                    upperbound

Banyaknya elemen dalam suatu array disebut range. Untuk mencari range pada array dimensi satu menggunakan rumus sebagai berikut.

Range = [U1 – L1] + 1

            Contoh soal :

Diketahui suatu array,T = [2 : 4] of integer. Berapa range array T?
Jawab :            U1 = 4 L1 = 2
            Range  = [4 - 2] + 1
                        = [2] + 1
                        = 3
2
3
4

      2)      Array Dimensi Dua

Merupakan suatu array yang terdiri dari baris dan kolom. Bentuk umum dari array dimensi dua adalah :

Array = [L1 : U1 , L2 : U2]

Keterangan :    L1 = Lowerbound (batas bawah) ke-1
                        U1 = Upperbound (batas bawah) ke-1
                        L2 = Lowerbound (batas bawah) ke-2
                        U2 = Upperbound (batas bawah) ke-2
Contoh :
Deklarasi pascal  A : array [1…3 , 1…4] of byte


                                                                             
                                            kolom  baris

Range untuk array dimensi dua adalah :

            Range = [U1 – L1 + 1] [U2 – L2 + 1]

Range berdasarkan contoh di atas : A = [1 : 3 , 1 : 4]

Range  = [3 – 1 + 1] [4 – 1 + 1]
            = [3][4]
            = 12

        a.      Penyajian secara logic

            Dari contoh A = [1…3 , 1…4] of byte


                                                                             
                                        kolom  baris

            Tunjukkan rate (1,4) ?




   











   Upper row
        Lower row/col           upper col

Kapasitas = 12

      b.      Penyajian secara fisik

1.      Colomn Major Order (CMO)
adalah penyajian berdasarkan kolom pada memori.

















 


                        C1                                                       C2                                           C3
tunjukkan rate (1,4) berarti berdasarkan kolom ke-1 dan baris ke-4 yaitu pada kolom berwarna pink.
2.      Row Major Order (RMO)

adalah penyajian berdasarkan baris pada memori.












  





 


     R1                                      R2                                    R3                                     R4

rate (1,4) pada row 4 dan col 1.

    
      3.      Array Dimensi Tiga

Merupakan array yang mempunyai tiga dimensi, yaitu terdapat kolom, baris, dan kedalaman. Deklarasinya :


Array = [L1 : U1] [L2 : U2] [L3 : U3]

                 kolom        baris     kedalaman

Sedangkan range array dimensi tiga adalah :

Range = [U1 – L1 + 1] [U2 – L2 + 1] [U3 – L3 + 1]

Contoh R = [1 : 4][1 : 3][1 : 2]

Range  = [4 – 1 + 1] [3 – 1 + 1] [2 – 1 + 1]
            = [4][3][2]
            = 24

      a.      Penyajian secara logic

Tunjukkan rate (3,2,2) ?

          Kedalaman 1                                       Kedalaman 2


























                                                           

        
        b.      Penyajian secara fisik

1.      Colomn Major Order



















       C1                                    C2                                     C3                                     C4

2.      Row Major Order





















R1                                                   R2                                                           R3

            Pada gambar yang berwarna pink kolom 3, baris 2, dan merupakan kedalaman ke-2 adalah rate (3,2,2)

            Nah itulah penjelasan mengenai tipe data array. Semoga postingan ini dapat bermanfaat bagi pembaca.


            Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Share:

Sabtu, 15 April 2017

Management Services


Management Services

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Kali ini saya akan membahas mengenai management services. Management service sendiri adalah kegiatan me-manage sebuah service seperti telnet, SSH, winbox, dan sebagainya yang digunakan untuk mengakses router. Management services ini ada untuk lebih ke masalah pengamanan. Pada postingan kali ini saya akan mencoba mengubah port SSH sesuai yang kita inginkan. Untuk langkah-langkahnya silahkan simak yang berikut ini.

      1.      Buka aplikasi winbox.
      2.      Kemudian kita login menggunakan MAC Address/IP Address  sebagai admin dengan password nya blank.
      3.      Setelah itu kita buat IP Address yang mengarah ke client supaya kita bisa meremote router nya menggunakan Putty. Kita klik “IP” lalu “Addresses” kemudian klik add dengan tanda “+”.
      4.      Kemudian ketikkan IP Address nya ex=”10.10.10.1/24” dan port yang kita gunakan yang mengarah ke PC ex=”ether2” kemudian kita klik “Apply” lalu kta klik “OK”.
      5.      Setelah itu, kita atur supaya PC yang kita gunakan satu network dengan routernya.
      6.      Kemudian kita masuk lagi ke winbox nya untuk mengubah port SSH nya. Kita klik “IP” kemudian “Services”.
      7.      Lalu kita pilih SSH kemudian kita ketikkan port nya ex=”10” setelah itu kita klik “Apply” dan kita klik “OK”.
      8.      Setelah itu kita buka aplikasi Putty.
      9.      Kemudian kita ketikkan IP Address nya yaitu “10.10.10.1” dan port SSH nya yang telah kita ganti yaitu “10”.
      10.  Setelah itu kita akan diminta login kemudian kita sudah dapat meremote router kita menggunakan SSH.

Nah itulah tutorial dan penjelasan mengenai management services. Semoga postingan ini dapat bermanfaat bagi pembaca semua.


Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Share:

Management User


Membuat User Menggunakan Group Read, Write, dan Full

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Kali ini saya akan membahas mengenai Management User. Dalam management user ini ada tiga group yaitu read, write, dan full. Kita akan mencoba membuat tiga user dengan tiga group yang berbeda. Untuk langkah-langkahnya silahkan simak yang berikut ini.

          -         Membuat user menggunakan group read

Kalau kita login dengan user yang menggunakan group read maka kita hanya bisa melihat konfigurasi dari router nya saja. Jadi kita tidak bisa melakukan konfigurasi pada router tersebut. Untuk langkah-langkah membuat user menggunakan group read silahkan simak yang berikut ini.

      1.      Buka aplikasi winbox.
      2.      Kemudian kita login menggunakan MAC Address/IP Address sebagai admin dengan password blank.
      3.      Lalu kita akan mengganti identity nya dengan mengklik “System” kemudian “Identity” lalu kita ketikkan identitiy nya ex=”Routerku” kemudian kita “Apply” dan kita “OK”.
      4.      Setelah itu kita akan membuat user dengan mengklik “System” lalu “Users” kemudian kita klik add dengan tanda “+”.
      5.      Kemudian kita buat user nya dengan mengisikan nama user nya ex=”Tavav” kemudian password ex=”123” kemudian group nya kita pilih “read” lalu kita “Apply” dan kita “OK”.
      6.      Setelah itu kita lihat user baru yang kita buat telah berhasil ditambahkan.
      7.      Kemudian kita akan melakukan login ulang menggunakan user yang telah kita buat tadi yaitu name nya “Tavav” dan password nya “123”.
      8.      Setelah itu kita dapat melihat bahwa kita tidak bisa melakukan konfigurasi jadi kita hanya dapat melihat hasil konfigurasi karena kita login menggunakan user dengan group read.

          -         Membuat user menggunakan group write

Kalau kita login dengan user yang menggunakan group write maka kita dapat melihat dan melakukan konfigurasi pada router tersebut. Namun, kita tidak dapat melakukan beberapa konfigurasi seperti membuat user. Untuk langkah-langkah membuat user menggunakan group write silahkan simak yang berikut ini.

      1.      Buka aplikasi winbox.
      2.      Kemudian kita login kembali menggunakan MAC Address/IP Address sebagai admin dengan password blank.
      3.      Setelah itu kita akan membuat user dengan mengklik “System” lalu “Users” kemudian kita klik add dengan tanda “+”.
      4.      Kemudian kita buat user nya dengan mengisikan nama user nya ex=”Eka” kemudian password ex=”lola” kemudian group nya kita pilih “write” lalu kita “Apply” dan kita “OK”.
      5.      Setelah itu kita lihat user baru yang kita buat telah berhasil ditambahkan.
      6.      Kemudian kita akan melakukan login ulang menggunakan user yang telah kita buat tadi yaitu name nya “Eka” dan password nya “lola”.
      7.      Setelah itu kita lihat bahwa kita masih dapat melakukan konfigurasi serta dapat melihat hasil konfigurasi, namun kita tidak dapat melakukan beberapa fitur tertentu seperti membuat user saat kita login menggunakan user dengan group write ini.

          -         Membuat user menggunakan group full

Kalau kita login dengan user yang menggunakan group full maka kita bisa melihat dan melakukan semua konfigurasi untuk router kita. Jadi beberapa fitur yang tidak bisa dikonfigurasi menggunakan user dengan group write masih tetap dapat dikonfigurasi dengan user yang menggunakan group full ini. Untuk langkah-langkah membuat user menggunakan group write silahkan simak yang berikut ini.

      1.      Buka aplikasi winbox.
      2.      Kemudian kita login kembali menggunakan MAC Address/IP Address sebagai admin dengan password blank.
      3.      Setelah itu kita akan membuat user dengan mengklik “System” lalu “Users” kemudian kita klik add dengan tanda “+”.
      4.      Kemudian kita buat user nya dengan mengisikan nama user nya ex=”Rianti” kemudian password ex=”tkj” kemudian group nya kita pilih “full” lalu kita “Apply” dan kita “OK”.
      5.      Setelah itu kita lihat user baru yang kita buat telah berhasil ditambahkan.
      6.      Kemudian kita akan melakukan login ulang menggunakan user yang telah kita buat tadi yaitu name nya “Rianti” dan password nya “tkj”.
      7.      Setelah itu kita lihat bahwa kita dapat melakukan semua konfigurasi untuk router kita.

Nah itulah penjelasan mengenai management user. Apabila ada kekurangan dan saran dapat diutarakan di kolom komentar. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


Share:

For Reader

Jangan lupa comment and share ya.. Semoga respon dari reader dapat menambah semangat penulis dan untuk membuat blog ini menjadi lebih baik lagi. Semoga materi dan postingan dalam blog ini dapat bermanfaat bagi kalian semua. Salam hangat, Tania :)

From Me

Berusahalah terus untuk meraih cita-citamu. Jangan pernah menyerah dan berhenti untuk berjuang. Apabila kau sedang terjatuh, kembalilah bangkit dan buktikan pada dunia bahwa kau mampu.

Happy Reading All

Diberdayakan oleh Blogger.

I want to be a useful person

From Me

Berusahalah terus untuk meraih cita-citamu. Jangan pernah menyerah dan berhenti untuk berjuang. Apabila kau sedang terjatuh, kembalilah bangkit dan buktikan pada dunia bahwa kau mampu.

Sample Text

Social Icons

Followers

Social Icons